Breaking News

Bapak Mantir,,S.Sos.Sebagai Tokoh Adat Dayak.Kecamatan Tewah Kecewa Berat Atas Pembangunan Sarana Prasarana Pendidikan di lingkungannya.


Tewah,10 Agustus.2024. petaadattambunbungai.www.ott news com.Kami dari Wartawan Media Peta Adat Tambun Bungai  Sempat wawancara dengan Bapak Mantir Hinting,S.Sos, terkait Pelaksanaan Program Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar,Kegiatan Pembangunan Perpustakaan- Ruang labotariom Komputer beserta Perabotnya TA.2024, serta Pembangunan Sarana Prasarana  baru,  SD.Negeri.5.Tewah sekarang sedang berjalan Pekerjaannya oleh  CV.Karya Dajaba Putra, dengan Nilai Kontrak Rp. 280.000.000/ CV.Tata Bangun Kontruksi dengan  Nilai Kontrak Rp.503.578.000 / CV.Prodi Karya, dengan Nilai Kontrak Rp.292.930.000,- Kegiatan  Pembangunan di lokasi yang sama, disisi lain juga sedang berjalan Program Pembangunan Peningkatan Badan Jalan Lingkungan di Jalan Pasir Putih, Sarana Prasarana  dan Utilitas Umum (PSU) Perumahan.oleh.CV.Cina Kahayan,dengan Nilai Kontrak Rp. 198.305.000, Pak Mantir, sangat menyayangkan dengan Pihak terkait yang punya program pembangunan dijalan pasir putih yang tidak memberikan kesempatan kepada  kami, kata Pak Mantir, untuk ikut menikmati Program Pemerintah Daerah Kab.Gunung Mas, terutama Dinas Pendidikan Kabupaten Gunung Mas, Para Pejabat Dinas Pendidikan  yang baru tidak pernah melihat historis asal usul lokasi Perwatasan Tanah tempat dibangunnya SDN 5.Tewah  tersebut, Kalau bukan dari saya  yang menghibahkan Kepada  Pak Hambit Bintih  Bupati    Kab.Gunung Mas , dan di saksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab.Gunung Mas 2004,Bapak.Agung,SE. Dengan Kesepakatan bersama , kalau ada Proyek Pemerintah Daerah Kab.Gunung Mas, yang masuk di jalan Pasir Putih, maka Kami yang akan mengerjakan tegas Pak Mantir, karena Tanah Tempat SDN.5 Tewah itu, asalnya dari kami Jelas  Mantir , tapi apa yang terjadi sekarang justru orang lain  yang  tidak punya  jasa / Pengorbanan yang dapat Proyek tersebut, kami yang punya andil besar di jalan Pasir Putih.malah mendapat  Perlakuan yang tidak adil oleh pihak  Dinas Pendidikan Kab.Gunung Mas,makanya kami mencari Solusi  jalan keluar yang terbaik dan kami tidak punya niat untuk menghalang halangi Program Pemerintah,tapi lihatlah jasa  Kami  yang telah memberikan sebidang Tanah Perwatasan  untuk Kepentingan Pemerintah Daerah  Kab.Gunung Mas dibidang pendidikan, ujar Pak Mantir , yang  juga masih aktif sebagai  Ketua RT.001 Kelurahan Tewah,Kec.Tewah Kab.Gunung Mas Kalteng, Pak.Mantir dilingkungannya  masih aktif  Sebagai Pemangku Adat Dayak Kec.Tewah Kab. Gunung Mas,
Sebagai Pangkalima Muda Peta Adat Tambun Bungai Kalteng dan Lembaga Organisasi lainnya di Wilayah Kab. Gunung Mas , Karena itu kami dari Pers  turut Prihatin dengan kasus  yang menimpa Pak Mantir sehingga kami turun Langsung  ke lapangan  untuk  melihat fakta  dimana  Proyek Dinas Pendidikan itu dilaksanakan/ dikerjakan dan  banyak hal yang Kami  temukan di dalam pelaksanaan  Proyek di lingkungan Dinas Pendidikan, tersebut yang di duga  tidak sesuai dengan rencana pelaksanaan pembangunannya mulai dari metrial yang digunakan : Besi untuk Cakar Ayam ,dari besi.6- besi 8-dan besi 10.bukan NSI seharusnya Cakar ayam semua besi 10 , Kosen juga seharusnya  terbuat dari Kayu Ulin,tapi yang kami lihat hanya kayu biasa-Batako yang  baru di Cetak diduga di pasang dalam keadaan basah belum menunggu Pengeringan dulu , ini bisa berakibat patal bagi  Bangunan,Karena  itu Kasus ini segera  Kami Laporkan Kepada  Panegak hukum   dan LPK.TIPIKOR di Pusat, Ujar Pak Mantir,dengan semangat berapi.api didepan kami dari Pers dirumah kediamannya di Tewah baru baru ini.Pewarta.Haji Raden Paku/Rambang.

0 Komentar

© Copyright 2022 - OTT NEWS